Wednesday, August 10, 2016

MADRASAH DINIYAH MIFTAHUL ULUM

Madrasah Diniyah Miftahul Ulum yang tepatnya berada di dusun Karang desa Maneron, kecamatan Sepulu. Madrasah tersebut didirikan pada tahun 1970 oleh H. Bahruddin. Pada awalnya madrasah yang didirikan oleh H. Bahruddun hanya memiliki 4 ruang kelas sederhana, namun pada tahun 2012 mendapatkan bantuan dari KUAIT. Dana bantuan yang didapatkan digunakan untuk perbaikan empat ruang kelas serta pembangunan mushalla. Mushalla tersebut juga dijadikan sebagai ruangan untuk madrasah diniyah, untuk murid kelas 1 dan 4.



Setelah pendiri  sekaliguspemilik madrasah tersebut meninggal dunia kemudian madrasah tersebut dikelolah oleh keturunannya. Madrasah tersebut saat ini berada di bawah asuhan H. Makmun. Gaji untuk para pengajar di madrasah tersebut diperoleh dari sanak family keluarga H. Makmun yang bekerja merantau. Bahkan saat madrasah tersebut mengalami kesulitan dana maka yang dimintai bantuan adalah kerabat-kerabat yang memang bersedia membantu dan tidak meminta-minta bantuan selain dari sanak keluarganya.



Siswa yang menuntut ilmu di madrasah tersebut setiap bulannya hanya dikenai biaya 5000 per bulan. Uang tersebut juga hanya digunakan untuk membeli peralatan yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar. Saat ini setiap tahunnya jumlah murid yang belajardi Madrasah Diniyah Miftahul Ulum semakin menurun karena banyaknya berdiri madrasah lain yang berada di dusun Karang, dan para murid memilih madrasah yang lebih dekat dengan rumahnya.

Potensi desa Maneron


Dibalik desa kecil, aman, dan asri, ternyata desa Maneron memiliki potensi yang bisa dikelola baik oleh warga desa Maneron. Potensi tersebut diantaranya banyaknya pohon La’ang (Siwalan) yang tumbuh subur di desa ini. Pohon la’ang disini berbeda dengan pohon la’ang yang tumbuh di daerah lain seperti Sumenep, Lamongan dan Tuban. Perbedaan tersebut terletak pada air nira yang hihasilkan. Air nira la’ang desa ini rasanya lebih manis dan lebih segar dibanding la’ang di tempat lain. Hal ini sangat disayangkan jika tidak dikelola dengan baik oleh asyarakat sekitar.



Selain pohon la’ang, desa Maneron ternyata juga memiliki pantai yang sangat asri nan elok.
Untuk bisa mencapai pantai ini, Dibalik desa kecil, aman, dan asri, ternyata desa Maneron
memiliki potensi yang bisa dikelola baik oleh warga desa Maneron. Potensi tersebut diantaranya banyaknya pohon La’ang (Siwalan) yang tumbuh subur di desa ini. Pohon la’ang disini berbeda dengan pohon la’ang yang tumbuh di daerah lain seperti Sumenep, Lamongan dan Tuban. Perbedaan tersebut terletak pada air nira yang dihasilkan. Air nira la’ang desa ini rasanya lebih manis dan lebih segar dibanding la’ang di tempat lain. Hal ini sangat disayangkan jika tidak dikelola dengan baik oleh asyarakat sekitar.


Letak geografis desa Maneron

Desa Maneron terletak di Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan. Desa Maneron merupakan desa bagian dari kecamatan Sepulu yang berbatasan dengan kecamatan Kelampis. Bila digambar
pada diagram, desa Maneron terdiri dari bukit, lembah, sungai, dataran rendah, dan pesisir. Desa Maneron terdiri dari 4 dusun yaitu Karang, Binoloh, Mangkaan dan Senangguh.

Balai desa yang bertempat di dusun Karang sehingga menjadi daerah yang padat kependudukan. Berdasarkan letaknya, dusun ini dibagi menjadi dua bagian yaitu kampung karang dan kampung
Tajuk. Desa ini dibatasi oleh jalan raya yang membentang disepanjang timur dan barat. Tajuk adalah bagian dusun karang yang menghadap ke laut jawa di sebelah barat. Dusun ini merupakan daerah pesisir bagian desa Maneron yang memiliki tambak dan persawahan.

Dusun Binoloh berbatasan dengan desa Larang Glintong kecamatan Kelampis disebelah barat
hingga serong ke selatan. Dusun Binoloh adalah wilayah bagian desa Maneron yang merupakan area
perbukitan. Hampir tiga per empat wilayah ini adalah kebun siwalan, jangung, dan kacang. Hampir seperempat wilayah dusun ini adalah pemukiman, sedangkan sisanya adalah hutan.
Dusun Mangkaan merupakan dusun yang berada di bagian utara desa Maneoron. Dusun ini
berbatasan dengan desa Sepulu kecamatan Sepulu. Desa Mangkaan dikenal dengan persawahan dan
perkebunannya. Dusun ini memiliki area dataran rendahsebagai persawahan dan dataran tinggi sebagi
perkebunan.


Dusun Senangguh merupakan wilayah bagian desa Maneron yang memiliki area persawahan
yang luas. Setengah dari dusun Senangguh adalah area persawahan dan setengah lagi adalah pemukiman dan perkebunan. 

Profil Desa Maneron

Desa Maneron kecamatan Sepulu kabupaten Bangkalan.
Memiliki 4 dusun yaitu: dusun Karang, dusun Mangkaan, dan dusun Sinaguh, dan dusun Binoloh.
Secara geografis, desa maneron terletak di bagian barat laut pulau Madura
Sejauh mata memandang, didesa ini terdapat bukit, sungai, dan pantai.
Masjid sarana ibadah, dan bersejarah. Masjid megah di tiap dusun pada desa Maneron sungguh megah.
Lembaga Pendidikan Negeri dan Swasta sebagai pengembang sumber daya manusia. 
Layanan Kesehatan berupa klinik bidan dan posko kesehatan.
Lahan pangan nan luas memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Lahan persawahan, Perkebunan, dan Perikanan,


Lihat video profil desa Maneron di sini
atau
melalui youtube Youtube pada link
https://www.youtube.com/watch?v=BPll7bPcbEY









Thursday, August 4, 2016

Masjid Raudlatul Hidayah, Dusun Mangkaan



Masjid Raudlatul Hidayah, Dusun Mangkaan renovasi terakhir tahun 2011

Penambangan Batu



Tambang batu seluas 1000x400 meter terletak di dusun Binoloh desa Maneron menjadi salah satu penunggak perekonomian masyarakat setempat. 

Pembuatan tangkis laut



Pembuatan tangkis laut sepanjang pesisir desa Maneron dilakukan demi menjaga kelestarian pesisir. Keamanan pesisir menjadi hal utama untuk menjaga kelestarian lingkungan pinggiran desa maneron. Terkikisnya pasir akibat hujan dan laut pasang merupakan dampak alamiah yang dapat menjadikan pesisir terkikis sehingga akan mengakibatkan ketidak seimbangan wilayah desa terutama bagi petani yang memiliki tambak dan persawahan dekat pesisir.


pesisir pantai di dusun Tajuk desa maneron tidak hanya menopang perekonomian pangan. Pantai dipesisir desa ini tidak dijadikan tempat wisata. Dekat pesisir terdapat pemakaman kuno dan tempat yang konon Menurut para warga adalah pusat bertemunya para waliyullah. "Pemerintah akan menjadikannya sebagai wisata namun sesepuh enggan membirikan izin.

Produk Unggulan Desa | Selai Siwalan

Pohon lontar banyak tumbuh di daerah Desa Maneron yang buahnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam membuat makanan. Nama buahnya ada...