Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Monday, July 15, 2019

Hebat ! Mahasiswa KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura Menambah Keharmoniasan Warga Maneron.

Lomba yang diadakan oleh teman-teman KKN 15 ini bertujuan untuk mengasah lagi kemampuan anak-anak di Desa Maneron karena sebagian besar anak-anak disana selain besekolah umum atau SD, SMP, SMA mereka juga bersekolah Madrasah. Mereka memiliki kemampuan salah satunya memiliki suara yang merdu untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Acara ini di adakan untuk peserta dari tingkat SD dan SMP saja. Antusiasme para warga Maneron sangat ramai dan senang karena mereka memiliki wadah yang bisa mengapresiasi kemampuan mereka.  Selain mengadakan lomba keagamaan, Kelompok KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura juga mengadakan lomba untuk bersenang-senang, seperti lomba lari kelereng, mencari koin dalam tepung, balap karung, dan jempit balon.

Tujuan diadakannya lomba ini selain untuk mempererat keharmonisan antara warga, dengan adanya lomba ini , anak menjadi suka berkompetisi dan biasanya akan akrab dengan nilai kerja keras. Dia akan termotivasi untuk berusaha keras memenangkan atau mewujudkan sesuatu yang ingin dicapai. Sebuah perlombaan juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak. Sebab dibutuhkan keberanian serta percaya diri yang tinggi untuk mengikuti lomba yang biasanya ditonton oleh banyak orang. Jika anak berhasil memenangkan sebuah lomba, maka dia akan lebih menghargai kemampuan serta bakat yang dimilikinya. Bagian terpenting dari manfaat yang dirasakan anak ketika mengikuti lomba adalah merasakan nikmatnya kemenangan serta siap menerima kekalahan. Sebab dalam sebuah perlombaan menang dan kalah adalah hal yang wajah. Hal itulah yang perlu ditanamkan pada si anak untuk berani menerima risiko kekalahan dari perlombaan yang diikutinya.

Tidak hanya lomba untuk anak-anak, Mahasiswa KKN 15 ini juga mengadakan lomba untuk para remaja dan dewasa seperti lomba volly sebagai puncak perlombaan. Lomba volly ini dipisah beberapa regu yakni lomba antar dusun di Maneron. Di Maneron sendiri memiliki 4 dusun yaitu Dusun Tajung, Dusun Senangguh, Dusun Karang, dan Dusun Binoloh.

LAMPIRAN.


   


        






Wednesday, August 10, 2016

Pendidikan Sekolah Dasar desa Maneron


Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian.
Mengajar di sekolah dasar adalah salah satu proker pendukung. Pembelajaran dilaksanakan di sekolah dasar Maneron 1 yang terdiri dari kelas 3 dan 6 meliputi mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan Bahasa Indonesia. Tujuan kami mengajar di SDN Maneron 1 untuk berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki kami serta memperbaiki proses pembelajaran yang kurang baik di SDN Maneron 1. selain SDN 1 ada pula SD Negeri 2 Maneron, dan SD Negeri 3 Maneron
SD Negeri 1 Maneron di dusun kacrang, SD Negeri 2 Maneron di dusun Binoloh, dan SD Negeri 3 Maneron berada di dusun Mangkaan.

TK Dharma Wanita Persatuan 03

TK Dharma Wanita Persatuan 03 yang dirintis pada tahun 1994 oleh Ibu Nun. Awal mula dirintis TK tersebut hanya memiliki 12 siswa dan hanya terdiri dari satu kelas. Gedung yang digunakan sebagai proses pembelajaran berpindah sampai 3 kali, yang pertama bertempat di rumah tua yang sudah tidak digunakan. Kemudian yang kedua bertempat di gedung madrasah. Selama bertempat di madrasah bisa dikatakan menumpang karena memang pada pagi hari gedung itu kosong dan hanya digunakan ketika sore hari untuk Madrasah. Gedung yang ketiga merupakan gedung yang sampai saat ini digunakan yaitu gedung yang dibangun pada tahun 2012, dana yang digunakan untuk pembangunan gedung tersebut mendapatkan dana bantuan dari KUAIT.



TK DWP 03 Maneron berdiri di atas tanah milik pribadi bukan tanah milik pemerintah, yaitu tanah milik H. Makmun. Guru yang mengajar di TK pada awalnya hanya satu orang yaitu Ibu Sutarmi, sedangkan saat ini ada 4 guru yang mengajar di TK tersebut.

Ibu Sutarmi adalah guru pertama yang mengajar di TK tersebut, hingga saat ini beliau masih aktif dalam mengajar. Bahkan saat ini jabatan beliau adalah sebagai kepala sekolah TK DWP 03. Perjuangan beliau dalam memperjuangkan TK tersebut tidak lah mudah, bahkan TK tersebut pernah akan ditutup dengan alasan sarana dan prasarana tidak mendukung serta jumlah muridnya yang hanya sedikit. Berkat perjuangan Ibu Sutarmi siswa di TK tersebut semakin banyak dan akhirnya diputuskan untuk menambah 1 kelas lagi. Hingga saat ini akhirnya TK DWP 03 memiliki 2 kelas yaitu TK A dan TK B. Perkembangan setiap tahunnya sangat bagus, hal itu dapat dilihat  dari jumlah murid  di TK DWP 03 Maneron yang setiap tahunnya semakin bertambah. Jumlah murid yang saat ini berada di kelas TK A berjumlah 27 siswa sedangkan yang di kelas TK B berjumlah 30 siswa. Namun, sampai saat ini guru yang mengajar di TK DWP 03 Maneron hanya mendapatkan honor 200 ribu setiap bulannya. Jumlah honor tersebut tentu saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya. Oleh sebab itu, guru yang mengajar di TK DWP 03Maneron juga memiliki pekerjaan lain selain mengajar di TK.

MADRASAH DINIYAH MIFTAHUL ULUM

Madrasah Diniyah Miftahul Ulum yang tepatnya berada di dusun Karang desa Maneron, kecamatan Sepulu. Madrasah tersebut didirikan pada tahun 1970 oleh H. Bahruddin. Pada awalnya madrasah yang didirikan oleh H. Bahruddun hanya memiliki 4 ruang kelas sederhana, namun pada tahun 2012 mendapatkan bantuan dari KUAIT. Dana bantuan yang didapatkan digunakan untuk perbaikan empat ruang kelas serta pembangunan mushalla. Mushalla tersebut juga dijadikan sebagai ruangan untuk madrasah diniyah, untuk murid kelas 1 dan 4.



Setelah pendiri  sekaliguspemilik madrasah tersebut meninggal dunia kemudian madrasah tersebut dikelolah oleh keturunannya. Madrasah tersebut saat ini berada di bawah asuhan H. Makmun. Gaji untuk para pengajar di madrasah tersebut diperoleh dari sanak family keluarga H. Makmun yang bekerja merantau. Bahkan saat madrasah tersebut mengalami kesulitan dana maka yang dimintai bantuan adalah kerabat-kerabat yang memang bersedia membantu dan tidak meminta-minta bantuan selain dari sanak keluarganya.



Siswa yang menuntut ilmu di madrasah tersebut setiap bulannya hanya dikenai biaya 5000 per bulan. Uang tersebut juga hanya digunakan untuk membeli peralatan yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar. Saat ini setiap tahunnya jumlah murid yang belajardi Madrasah Diniyah Miftahul Ulum semakin menurun karena banyaknya berdiri madrasah lain yang berada di dusun Karang, dan para murid memilih madrasah yang lebih dekat dengan rumahnya.

Produk Unggulan Desa | Selai Siwalan

Pohon lontar banyak tumbuh di daerah Desa Maneron yang buahnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam membuat makanan. Nama buahnya ada...