Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Friday, December 20, 2019

Pengabdian Masyarakat | Latih Ibu PKK Membuat Tas dengan Memanfaatkan Bekas Bungkus Sabun


Dokumentasi
Pengabdian Masyarakat | bersama Ibu-Ibu PKK 

Bangkalan. Jumat (20/12/2019) Pengadian Masyarakat di Desa Maneron, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan bersama dengan Ibu-ibu PKK melakukan praktik pembuatan tas dari bahan bekas sabun. Kegiatan sosialisasi dilakukan bersamaan dengan pertemuan mingguan ibu-ibu PKK. Setiap hari jumat kegiatan ini dilaksanakan dan menjadi rutinitas. Acara diawali sambutan dan dilanjutkan langsung dengan praktik membuat tas yang dipandu oleh tim dari mahasiswa.


Dalam membuat tas perlu disiapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan selama proses pembuatan.

Alat dan Bahan
Untuk memulai membuat tas dari bekas bungkus sabun kamu memerlukan alat dan bahan pendukung lainnya. Berikut ini adalah alat dan bahan yg diperlukan.

  1. Kardus Bungkus sabun. Bahan utama dalam membuat tas tentu saja memerlukan bungkus sabun bekas. 
  2. Gunting. Dalam membuat tas dari bungkus sabun tentu kalian memerlukan gunting untuk memotong.
  3. Korek
  4. Lem tembak. Bahan ini juga diperlukan untuk merekatkan tas yg akan dibuat.
  5. Lilin
  6. Kain flanel
Cara membuat tas dari kardus bungkus bekas sabun
Setalah kamu sudah menyiapkan alat dan bahan, maka selanjutnya adalah proses pembuatan tas

Cara membuat tas dari bungkus bekas sabun cukup mudah dilakukan. Namun, membutuhkan ketekunan dan ketelatenan. Berikut langkah-langkah dalam membuat tas dari bungkus bekas sabun.
  1. Membuka kardus bungkus bekas sabun sehingga berbentuk memanjang.
  2. Memotong pingggiran kardus sabun dengan gunting.
  3. Membentuk oval pada salah satu sisi yang lebih kecil dari kardus.
  4. Menempelkan kardus yang sudah dibentuk ke kain flanel.
  5. Melipat dan merekatkan kain flanel pada kardus.
  6. Menempelkan kardus yang dilapisi kain flanel dengan warna lain.
  7. Melipat kardus sehingga terbentuk menyerupai segitiga.
  8. Membuat tutup sisi kanan dan kiri pada kardus disesuaikan panjang dan lebarnya.
  9. Menempelkan penutup yang sudah dibuat.
  10. Menempelkan perekat pada sisi atas kardus agar dompet yang dibuat dapat dibuka. Dan ditutup dengan mudah.
  11. Memberi hiasan pada dompet yang sudah jadi sesuai dengan keinginan.
Kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura disambut oleh ibu-ibu PKK Desa Maneron dengan sangat antusias dan bersemangat. Dengan adanya pelatihan keterampilan diharapakan dapat memberikan kreativitas warga masyarakat untuk mengembangkan menjadi usaha. 




Cara membuat tas dari kardus bekas sabun termasuk ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan dapat mengurangi sampah di lingkungan sekitar. Hasil dari kerajinan ini bisa juga digunakan ataupun dikembangkan untuk menjadikan usaha.

Wednesday, December 18, 2019

Pengabdian Masyarakat | Laksanakan Aksi Peduli Lingkungan, Ini Tujuannya

Dokumentasi 


Desa Maneron-Bangkalan.  Pengadian masyarakat  laksanakan kegiatan peduli lingkungan di sekitar air terjun Maneron.




Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat Desa Maneron, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan agar lebih peduli terhadap lingkungan, Rabu (18/12/2019)

Kordinator Desa Bahrowi menjelaskan "bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan sekitar. Selain itu, banyak masyarakat yg masih acuh tak acuh terhadap lingkungan seperti membuang sampah di sekitar air terjun Maneron". 

Kepala Desa Maneron, Muhammad Harsono mengapresiasi keberadaan Mahasiswa yang turut menjaga lingkungan.


Monday, July 22, 2019

Peduli Lingkungan yang Dilakukan oleh KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura




Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Yang dimaksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman. Semakin banyak kotoran yang dibiarkan menumpuk semakin tidak baik untuk dilihat yang lebih bahaya lagi akan mendatangkan berbagai penyakit atau wabah di sekitarnya.

Sumber Tekobir yang terletak di Desa Maneron Dusun Binoloh Kecamatan Sepuluh merupakan salah satu sumber mata air yang bermanfaat juga sering dimanfaatkan oleh penduduk sekitar. Sumber ini memang tidak banyak orang mengetahuinya namun sumber ini tidak kalah bagus dengan sumber lain. Hanya saja penduduk tidak menjadikannya sebagai salah satu wisata. Mereka lebih memilih untuk menafaatkannya sebagai kegiatan mereka sehari-hari seperti mencuci pakaian, mandi, bahkan mencuci motor. Maka dari itu Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk membersihkan Sumber Tekobir ini mengingat  sumber ini sangat sering digunakan oleh masyarakat setempat seperti mencuci pakaian, mandi, hingga mencuci motor. Sayangnya, sumber ini kurang terawat dan belum tersedia infrastruktur apapun sehingga sampah berserakan dimana-mana.

Monday, July 15, 2019

Hebat ! Mahasiswa KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura Menambah Keharmoniasan Warga Maneron.

Lomba yang diadakan oleh teman-teman KKN 15 ini bertujuan untuk mengasah lagi kemampuan anak-anak di Desa Maneron karena sebagian besar anak-anak disana selain besekolah umum atau SD, SMP, SMA mereka juga bersekolah Madrasah. Mereka memiliki kemampuan salah satunya memiliki suara yang merdu untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Acara ini di adakan untuk peserta dari tingkat SD dan SMP saja. Antusiasme para warga Maneron sangat ramai dan senang karena mereka memiliki wadah yang bisa mengapresiasi kemampuan mereka.  Selain mengadakan lomba keagamaan, Kelompok KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura juga mengadakan lomba untuk bersenang-senang, seperti lomba lari kelereng, mencari koin dalam tepung, balap karung, dan jempit balon.

Tujuan diadakannya lomba ini selain untuk mempererat keharmonisan antara warga, dengan adanya lomba ini , anak menjadi suka berkompetisi dan biasanya akan akrab dengan nilai kerja keras. Dia akan termotivasi untuk berusaha keras memenangkan atau mewujudkan sesuatu yang ingin dicapai. Sebuah perlombaan juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak. Sebab dibutuhkan keberanian serta percaya diri yang tinggi untuk mengikuti lomba yang biasanya ditonton oleh banyak orang. Jika anak berhasil memenangkan sebuah lomba, maka dia akan lebih menghargai kemampuan serta bakat yang dimilikinya. Bagian terpenting dari manfaat yang dirasakan anak ketika mengikuti lomba adalah merasakan nikmatnya kemenangan serta siap menerima kekalahan. Sebab dalam sebuah perlombaan menang dan kalah adalah hal yang wajah. Hal itulah yang perlu ditanamkan pada si anak untuk berani menerima risiko kekalahan dari perlombaan yang diikutinya.

Tidak hanya lomba untuk anak-anak, Mahasiswa KKN 15 ini juga mengadakan lomba untuk para remaja dan dewasa seperti lomba volly sebagai puncak perlombaan. Lomba volly ini dipisah beberapa regu yakni lomba antar dusun di Maneron. Di Maneron sendiri memiliki 4 dusun yaitu Dusun Tajung, Dusun Senangguh, Dusun Karang, dan Dusun Binoloh.

LAMPIRAN.


   


        






Wednesday, August 10, 2016

Bakti Sosial


Kerja bakti merupakan bekerja dengan bergotong royong untuk membersihkan sampah dan sisa-sisa kayu yang tidak pantas diapandang mata. Misalnya, sisa kayu-kayu yang tidak dipakai dan sampah plastik yang tidak terurai dapat merusak pemandangan sekitar pantai. Kelompok KKN 07 dengan bersemangat membersihkan Pantai Maneron menggunakan alat-alat seadanya seperti, kayu panjang dan karung untuk mengangkut sampah ke tempat pembungan akhir kemudian sampah tersebut dibakar.

Thursday, August 4, 2016

Pembuatan tangkis laut



Pembuatan tangkis laut sepanjang pesisir desa Maneron dilakukan demi menjaga kelestarian pesisir. Keamanan pesisir menjadi hal utama untuk menjaga kelestarian lingkungan pinggiran desa maneron. Terkikisnya pasir akibat hujan dan laut pasang merupakan dampak alamiah yang dapat menjadikan pesisir terkikis sehingga akan mengakibatkan ketidak seimbangan wilayah desa terutama bagi petani yang memiliki tambak dan persawahan dekat pesisir.


pesisir pantai di dusun Tajuk desa maneron tidak hanya menopang perekonomian pangan. Pantai dipesisir desa ini tidak dijadikan tempat wisata. Dekat pesisir terdapat pemakaman kuno dan tempat yang konon Menurut para warga adalah pusat bertemunya para waliyullah. "Pemerintah akan menjadikannya sebagai wisata namun sesepuh enggan membirikan izin.

Monday, July 25, 2016

Deskripsi Desa Maneron

       Desa Maneron Di Kecamatan Sepulu Bangkalan Madura Maneron adalah nama sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sepuluh (Kec. Sapolo), Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur. Konon, menurut cerita penduduk setempat, nama "Maneron" di ambil dari nama seorang sunan yaitu Sunan Maneron yang tidak lain adalah saudara dari salah satu sunan di Arosbaya. Sunan Maneron menyebarkan ajaran Islam didaerah tersebut. Namun, saat Beliau wafat, dimakamkan di Arosbaya. Versi lain menyebutkan bahwa nama "Maneron" berasal dari bahasa arab yaitu "Muniran" yang berarti "orang yang bercahaya". Jika mengacu untuk nama tempat maka bermakna "tempat yang bercahaya", namun jika mengacu untuk sebutan penduduk setempat maka bermakna "penduduk yang bercahaya". Penduduk daerah tersebut 100% adalah Muslim. 

     Mata pencaharian penduduk mayoritas adalah petani padi, kacang panjang, kacang tanah dan jagung yang ditanam disawah (Sabe), ladang (talon), juga di kebun (kebbun). Sawah didaerah tersebut tidak lagi mengandalkan tadah hujan, penduduk sudah menggunakan mesin pompa air untuk mengairi sawah mereka. Selain itu mata pencaharian yang lain adalah "naek la'ang" atau "naek tarebung" (panjat pohon aren) untuk mengambil air aren (legen, jowo : la'ang, madura) dan dijadikan gula merah. "Guleh Neron" (Gula Maneron), begitulah sebutan gula manis Maneron yang terkenal oleh sebagian orang Madura. Tarebung adalah nama dari pohon la'ang itu sendiri, sedangkan buah dari tarebung disebut ta'al. 

     Desa Maneron merupakan daerah dataran rendah dan perbukitan kecil yang dekat dengan pantai. Sebelah utara, berbatasan langsung dengan laut lepas. Jalur lintas Kab. Bangkalan - Kab. Sampang melewati desa ini. Tempat wisata lokal yang terkenal adalah pantai Maneron. Pantai ini sekarang terawat dan dijaga. Dipantai itu juga terdapat makam seorang tokoh setempat (baca Pejuang/Mujahid) yang terbunuh dalam menghadapi para penjajah. Pada hari-hari besar Islam, pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal. Sebagian pengunjung datang untuk berziarah ke makam yang ada di pantai tersebut. Tempat wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi pada hari-hari besar adalah sungai Takobir, tempat aliran sungai yang begitu indah dan sejuk. 

      Berbicara tentang tempat ziarah, maka Masjid Maneron adalah tempat yang terkenal keramat oleh sebagian penduduk Madura. Sehingga tidak jarang para "pencari ilmu", kadang datang ke Masjid ini untuk ber-i'tikaf selama berhari- hari bahkan ada yang berbulan-bulan. Masjid ini sendiri dibangun pada masa Sunan Maneron sebagai tempat pendidikan agama dan dakwah Islam kepada penduduk setempat. Nama "Maneron" melekat pada sebutan Masjid ini walaupun nama sebenarnya adalah Masjid Akbar. Masjid lainnya yang ada di desa Maneron adalah Masjid yang terdapat di kampung Mangka'an dan satu lagi di kampung Binoloh.

      Didesa Maneron terdapat cukup banyak tempat pendidikan dibandingkan dengan desa-desa lain yang ada di Kec. Sepulu. Diantaranya adalah SDN Maneron I yang terletak dibagian barat desa (yaitu Kampung Karang), SDN Maneron III terletak dibagian timur desa (yaitu Kampung Mangka'an), sedangkan SDN Maneron II terletak dibagian selatan desa (yaitu Kampung Binoloh) yang dibatasi oleh perbukitan kecil dengan SDN lainnya. Terdapat 3 MI (Madrasah Ibtidaiyah), dua terletak di Kamp. Karang dan satu terletak di Kamp. Mangka'an. Pondok Pesantren Salaf juga dibangun didesa ini (Kamp. Karang) yaitu Pon-Pes Nurul Haramain Az-Zain. Pendiri Pon-Pes ini adalah Alm. KH. Ya'qub. Di Pon-Pes ini sendiri terdapat Ma'had khusus untuk Tahfidhul Qur'an (Menghafal Al-Qur'an), TK Al-Qur'an dan MI (Pagi-Sore) .

Sumber: https://id-id.facebook.com/InfoSeppolo/posts/117490191764690

Thursday, July 14, 2016

Pemberangkatan dan Penyematan KKN Tematik 2016



Pagi itu tepat pukul 07:30 setiap kelompok berbaris sesuai instruksi panitia untuk mengikuti kegiatan pelepasan KKN tematik 2016. Setiap kelompok di sapa mulai dari kelompok pertama hingga kelompok 93 yang merupakan kelompok terakhir. Sapaan ini dilakukan untuk memastikan apakah setiap kelompok yang berbaris telah lengkap atau belum datang. Setelah dipastikan bahwa setiap kelompok telah berbaris rapi barulah diberlakukan absensi. Dipastikan juga bahwa para jajaran Rektor, dekan, dan dosen pendamping lapangan hadir sepenuhnya barulah kegiatan pelepasan dimulai.

“KKN tematik kali ini lebih banyak dari pada peserta KKN yang pernah dilaksanakan oleh Universitas Trunojoyo Madura, UTM red. Adapun mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik pada semester genap kali ini berjumlah 1855”. Ujar pak Yahya selaku ketua panitia dengan bangga.
“Ketika berangkat, tertiblah berlalu lintas demi menjaga keselamatan masing-masing. Peserta KKN yang berjumlah lebih banyak dari yang pernah dilaksanakan UTM tidak boleh lebih maupun kurang saat kembali” pesan pak rektor UTM yang disambut tawa oleh peserta.

Setelah melakukan sambutan, dalam kegiatan ini dilakukan pula penyematan almamater oleh rektor UTM pada dua peserta KKN kemudian seluruh peserta lainnya diperkenankan untuk mengenakan almamater pula.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh bapak Abdur Rohman. Kegiatan Pelepasan pun selesai, para peserta bubar. Semuanya berangkat ke daerah yang telah ditetapkan.

Produk Unggulan Desa | Selai Siwalan

Pohon lontar banyak tumbuh di daerah Desa Maneron yang buahnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam membuat makanan. Nama buahnya ada...